Rabu, 21 Agustus 2013

Diskusi Asrama Yahukimo


IKATAN PELAJAR  MAHASISWA YAHUKIMO (IPMY)
KOORDINATOR WILAYAH (KORWIL) 
SE-JABODETABEK
BADAN PENGURUS ASRAMA (BPA)

Sekretariat : Jl. Mesjid No.25-A RT 04/ RW 008 Condet Kel. Batu Ampar, Kec. Kramat Jati –Jakarta Timur
                                                  
                                                            Diskusi Tentang  :Pengertian Komunikasi
   


                                          NAMA                                    : NOKY SIEP
                                          KAMPUS                                : UNIVERSITAS KRISTEN INDONESIA
                                          FAKULTAS                             : ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
                                         JURUSAN                                 : ILMU KOMUNIKASI (Humas)
  SEMESTER                               : V .(LIMA)


Jakarta, 20 Agustus 2013
Nara Sumber…………


P E N G E R T I A N   K O M U N I K A S I

Profil Materi:

1.      Sekapur Siri Atau Istilah Komunokasi
2.      Komunikasi Verbal Dan Non Verbal
3.      Unsur-Unsur Komunikasi
4.      Tipe Komunikasi
5.      Krakteristik Komunikasi
6.      Komunikasi Horisontal Dan Vertikal
7.      Faktor-Faktor Komunikasi
8.      Manfaat Komunikasi
9.      Penutup
a.      Kesimpulan
b.      Saran

v  Istilah komunikasi atau dalam bahasa Inggris communication berasal dari   kata latin  communicatio, dan bersumber dari kata communis yang artinya membuat kebersamaan atau membangun kebersamaan antara dua orang atau lebih.  Dalam definisinya secara khusus mengenai komunikasi itu sendiri menurut Hovland adalah “proses mengubah perilaku orang lain”
#  Pengertian Komunikasi Menurut Para Ahli Theodore M. Newcomb:
“Setiap tindakan komunikasi dipandang sebagai suatu transmisi informasi,terdiri dari rangsangan yang diskriminatif, dari sumber kepada penerima.

A.     Komunikasi terbagi dua yaitu:  verbal, dan non verbal.
1.  Komunikasi verbal yaitu suatu proses komunikasi dengan menggunakan simbol atau lambang-lambang. Simbol-simbol yang digunakan selain sudah ada yang diterima menurut konvensi internasional seperti simbol lalu-lintas, simbol matematika, juga .terdapat symbol simbol lokal yang hanya bisa dimengerti oleh kelompok-kelompok masyarakat tertentu.
2.  Sedangkan komunikasi non verbal adalah proses komunikasi dengan menggunakan kode non verbal.  Kode non verbal biasa disebut bahasa isyarat atau bahasa diam (silent language), maupun bahasa tubuh (body language).

B.  Unsur-unsur penting lainnya dalam komunikasi adalah                                                   
dengan adanya : sumber, pesan, media, penerima, efek dan umpan balik.
1.     Sumber
Adalah pembuat atau pengirim informasi. Dalam komunikasi antar manusia, sumber bisa terdiri dari satu orang, tetapi bisa juga dalam kelompok misalnya partai, organisasi atau lembaga. Sumber biasa disebut juga komunikator 
2.     Pesan
Adalah sesuatu yang disampaikan oleh pengirim kepada penerima. Pesan dapat disampaikan dengan cara tatap muka atau melalui media komunikasi.
3.    Media.
Media yang dimaksud di sini adalah alat yang digunakan untuk   memindahkan pesan dari sumber kepada penerima.
4.    Penerima.
Penerima adalah pihak yang menjadi sasaran pesan yang dikirim oleh sumber. Penerima bisa terdiri dari satu orang atau lebih. Penerima biasa disebut komunikan.
5.    Efek
    Efek atau pengaruh adalah perbedaan antara apa yang dipikirkan, dirasakan dan dilakukan oleh penerima sebelum dan sesudah menerima pesan. Pengaruh ini bisa tergantung dari pengetahuan, sikap dan tingkah laku seseorang.
6.    Umpan Balik.
Adalah suatu bentuk tanggapan balik dari penerima setelah memperoleh pesan yang diterima.

C.       Tipe komunikasi
 DeVito seorang professor komunikasi di City University of New York dalam bukunya Communicology membagi komunikasi atas empat macam yaitu: komunikasi intrapribadi, komunikasi antarpribadi, komunikasi publik dan komunikasi massa.
1.    Komunikasi Intrapribadi (Intrapersonal Communication)
Merupakan proses komunikasi yang terjadi dalam diri individu atau dengan kata lain proses berkomunikasi dengan diri sendiri.
2.    Komunikasi Antarpribadi (Interpersonal Communication)
   Merupakan proses komunikasi yang berlangsung antara dua orang atau lebih secara tatap muka, seperti yang dinyatakan oleh Pace (1979)
3.    Komunikasi Publik (Public Communication)
        Sesuai namanya, komunikasi publik menunjukkan suatu proses komunikasi di mana pesan-pesan disampaikan oleh pembicara dalam situasi tatap muka di depan khalayak yang lebih besar.

4.    Komunikasi Massa (Mass Communication)
            Komunikasi massa dapat didefinisikan sebagai proses komunikasi yang berlangsung di mana pesannya dikirim dari sumber yang melembaga kepada khalayak yang sifatnya massal melalui alat yang bersifat mekanis separti radio, televisi, surat kabar dan film. Seperti telah dijelaskan bahwa pihak yang mengirim pesan kepada khalayak disebut komunikator. Sebagai pelaku dalam proses komunikasi, komunikator memegang peranan yang sangat penting terutama dalam mengendalikan jalannya komunikasi.

D.   karakteristik umpan balik yang efektif antara lain:   
a)    Kekhususan = Umpan balik yang efektif dirancang untuk membekali penerima dengan informasi yang khusus sehingga mereka apa yang harusnya dikerjakan untuk suatu situsi yang benar.
b)    Kemanfaatan = Umpan balik ini hendaknya mengandung informasi yang dapat dipergunakan oleh bawahan  untuk memperbaiki dan menyempurnakan  Tugasnya
c)    Tepat Waktu= Umpan balik yang efektif terdapat pertimbangan-pertimbangan yang memperhitungkan factor-faktor yang tepat
d)    Kesiapan = Agar supaya umpan balik bisa efektif para Angota hendaknya mempunyai kesiapan untuk menerima umpan balik tersebut.
e)    Kejelasan=  Umpan balik bisa efektif jikalau dapat dimengerti secara jelas oleh penerima.

 E.   Komunikasi Horizontal dan vertikal
           Koordinasi melalui interaksi lateral sebenarnya merupakan satu alur komunikasi atau informasi yang sifatnya horizontal atau dengan vaertikal antar  pemimpin dan pengikut dan pengikut dengan pengikut dalam organisasi. Informasi dipakai pemimpin  bilamana karakteristik tugas atau pekerjaan itu mengandung derajat ketidak pastian yang tinggi.
F.        fakto-faktor yang  mempengaruhi komunikasi
    Untuk mencapai komunikasi yang efektif perlu diperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi. Adapun faktor-faktornya adalah sebagai berikut:
                      1.            Komunikasi Harus Tepat Waktu dan Tepat Sasaran
        Ketepatan waktu dalam menyampaikan komunikasi harus betul-betul diperhatikan, sebab apabila penyampaian komunikasi tersebut terlambat maka kemungkinan apa yang disampaikan tersebut tidak ada manfaatnya lagi.
                      2.            Komunikasi Harus Lengkap
      Selain komunikasi yang disampaikan harus mudah dimengerti oleh penerima komunikasi, maka komunikasi tersebut harus lengkap sehingga tidak menimbulkan keraguan bagi penerima komunikasi. Hal itu perlu ditekankan, sebab meskipun komunikasi mudah dimengerti tetapi apabila komunikasi tersebut kurang lengkap, maka hal itu menimbulkan keraguan bagi penerima komunikasi, sehingga pelaksanaan tidak sesuai dengan apa yang diinginkan.
                      3.            Komunikasi Perlu Memperhatikan Situasi dan Kondisi
       Dalam menyampaikan suatu komunikasi, apalagi bilamana komunikasi yang harus disampaikan tersebut merupakan hal-hal yang penting yang perlu pengertian secara mendalam, maka faktor situasi dan kondisi yang tepat perlu diperhatikan. Apabila solusi dan kondisi dirasakan kurang tepat , bilamana komunikasi yang akan disampaikan tersebut dapat ditunda maka sebaiknya penyampaian komunikasi tersebut ditangguhkan.
                      4.             Komunikasi Perlu Menghindarkan Kata-kata Yang Tidak Enak
       Agar komunikasi yang disampaikan mudah dimengerti dan diindahkan maka perlu dihindarkan kata-kata yang kurang baik. Dengan kata-kata yang kurang enak ini dimaksudkan adalah kata-kata yang dapat menyinggung perasaan penerima informasi, meskipun dalam kamus hal itu tidak salah dan cukup jelas.
                      5.            Adanya Persuasi Dalam Komunikasi
    Seringkali manajer harus merubah sikap, tingkah laku dan perbuatan dari orang-orangnya sesuai dengan yang diinginkan, untuk itu dalam pelaksanaan komunikasi harus disertai dengan persuasi/mengayak orang.
                      6.              Hambatan Komunikasi
    Kegagalan dalam berkomunikasi sering terjadi karena banyak hambatan-hambatan. Salah satu hambatan yang ditimbulkan dari unsur manusia yang terlibat didalamnya ialah karena persepsi yang berbeda

G.   Manfaat Komunikasi
           Dalam komunikasi sangat dimungkinkan adanya hambatan . salah satu hambatan yang ditimbulkan dari unsur manusia yang terlibat didalamnya karena persepsi yang berbeda.
 Tetapi apabila dapat menghilangkan hambatan atau setidaknya dapat memperkecil hambatan tersebut, maka kemungkinan komunikasi yang dilaksanakan akan menjadi lebih baik. apabila mampu melaksanakan komunikasi dengan baik, maka akan dapat mengambil manfaatnya,  manfaat komunikasi adalah sebagai berikut:
·         Kelancaran tugas-tugas lebih terjamin
·         Dapat meningkatkan partisipasi
·         Pengawasan dapat dilakukan dengan baik
·         Perlindungan

H. Penutup
a. Kesimpulan
 Lampu Merah Stop…!
Siapapujn menyadari bahawa komunikasi dua arah lebih baik dari pada satu arah. Yang menjadi masalah terutama dalam situasi informal, orang sering tidak sadar bahawa dia sudah terlalu banyak bicara. Ini membuktikan bahawa menjadi pendengar yang baik itu bukan perkara gampang. Sadari bahawa komunikasi pun mempunyai lampu lalulintas.
Maksudnya begini: Kalau anda merasa sedang mendapat lampu hijau, sebaiknya anda berbicara secara efisien. Tetapi, lampu hijau tidak menyala terus, ada masa dimana lampu merah menyala, arinya anda harus berhenti, dan pihak lain yang mendapatkan giliran lampu hijau.

b. Saran
Berhenti dan Perhatikan
1. Anda sadar bahawa sedang bertatap muka, tidak boleh memfokuskan perhatiannya ke diri sendiri atau yang tempat lain.
2.  Memanfaatkan waktu untuk memperhatikan sekeliling, anda dan mendengarkan suara-suara yang ada sekelilingnya.
3. Memperhatikan ungkapan- ungkapan yang tidak direspon orang lain.
4. Anda harus Selalu  melakukan kontak mata.
5. Anda harus tenang dan sangugup mengendalikan emosi anda bilah berbicara.
6. Anda mendengar dengan aktif, anda akan mendapat simpati lebih besar lagi.