Kamis, 18 Juli 2013

Kepercayaan Perkat Hubungan

 Kepercayaan Perekat Hubungan

         "Perekat yang menyatukan suatu hubungan, termasuk hubungan antara pemimpin dan yang dipimpin adalah kepercayaan, dan kepercayaan itu dibangun atas dasar integritas." -Brian Tracy
Kepercayaan adalah fondasi dari semua hubungan.
          Hubungan kerja, bisnis, kepemimpinan dan tentu saja cinta dibangun atas dasar kepercayaan. Tanpa itu, sebuah hubungan tak akan berjalan, sebuah organisasi pun akan kacau.
Bayangkan jika Anda berada dalam sebuah lingkungan, hubungan atau organisasi tanpa kepercayaan, para pekerjanya saling curiga satu sama
lain dan para atasannya berusaha mempertahankan posisinya masing-masing dengan segala cara.
          Organisasi seperti itu sangat rapuh dan tinggal menunggu waktu untuk hancur.  sebagai seorang pemimpin, Anda harus menginvestasikan banyak waktu untuk membangun kepercayaan dari bawahan atau pengikut Anda. Kepercayaan itu sebenarnya dibangun atas fondasi sederhana.
 Jalanilah kehidupan dengan penuh integritas dan hormati orang lain. Konsistensi dalam kata dan perbuatan. Melakukan dan menepati apa yang Anda katakan pada orang lain.
         Sebelum Anda mengharapkan orang lain percaya pada Anda, sebagai pemimpin Anda harus percaya dahulu pada orang lain. Delegasikan kewenangan Anda pada mereka. Mereka pun akan merasa dipercaya atas kemampuan mereka. Butuh waktu bertahun-tahun untuk membangun kepercayaan dan hanya butuh waktu beberapa detik untuk menghancurkannya. Belajarlah mempercayai, belajarlah untuk jadi orang yang dipercaya.


Selasa, 16 Juli 2013

Sikap Rendah Hati & Sederhana


Sikap Rendah Hati & Sederhana 

        Sekalipun engkau hidup berlimpahan dan berkecukupan dana, tetaplah hidup dengan sederhana. Tidaklah sulit menciptakan sifat yang
baik yaitu sikap rendah hati dan sederhana.  Orang yang memiliki sikap rendah hati selalu berusaha menjadi pribadi yang bisa menerima orang lain, tidak sombong, atau terlalu memperlihatkan kelebihan-kelebihan yang dimiliki.
        Tidak usahlah kita risaukan, jika orang lain tidak tahu apa yang kita miliki atau seberapa tinggi kemampuan kita melakukan segala sesuatu.  Orang lain bisa menilai 'kualitas seseorang' hanya dengan melihat sikap, tutur kata, dan perilaku sehari-hari yang kita lakukan. Dengan bersikap rendah hati, berarti kita telah menjaga diri kita sendiri. Dengan bersikap rendah hati, berarti kita telah menempatkan diri di posisi yang nyaman, tenang, damai dan tentram.
        Jika hati sudah merasa nyaman, damai dan tentram, maka secara otomatis
Anda akan tampak bersahaja dan bahagia.  Bukankah itu yang kita
inginkan? :-) Marilah kita bersikap rendah hati, dan membiasakan diri, untuk selalu  hidup sederhana...

Rabu, 10 Juli 2013

Sejarah Nusantara

  • Sejarah Nusantara

    Sejarah Nusantara dalam tulisan ini dimaknai sebagai catatan mengenai rangkaian peristiwa yang terjadi di kepulauan antara Benua Asia dan Benua Australia sebelum berdirinya Republik Indonesia.

    Latar belakang alam


               Wilayah utama daratan Nusantara terbentuk dari dua ujung Superbenua Pangaea di Era Mesozoikum (250 juta tahun yang lalu), namun bagian dari lempeng benua yang berbeda. Dua bagian ini bergerak mendekat akibat pergerakan lempengnya, sehingga di saat Zaman Es terakhir telah terbentuk selat besar di antara Paparan Sunda di barat dan Paparan Sahul di timur. Pulau Sulawesi dan pulau-pulau di sekitarnya mengisi ruang di antara dua bagian benua yang berseberangan. Kepulauan antara ini oleh para ahli biologi sekarang disebut sebagai Wallacea, suatu kawasan yang memiliki distribusi fauna yang unik. Situasi geologi dan geografi ini berimplikasi pada aspek topografi, iklim, kesuburan tanah, sebaran makhluk hidup (khususnya tumbuhan dan hewan), serta migrasi manusia di wilayah ini.

             Bagian pertemuan Lempeng Eurasia di barat, Lempeng Indo-Australia di selatan, dan Lempeng Pasifik di timur laut menjadi daerah vulkanik aktif yang memberi kekayaan mineral bagi tanah di sekitarnya sehingga sangat baik bagi pertanian, namun juga rawan gempa bumi. Pertemuan lempeng benua ini juga mengangkat sebagian dasar laut ke atas mengakibatkan adanya formasi perbukitan karst yang kaya gua di sejumlah tempat. Fosil-fosil hewan laut ditemukan di kawasan ini.

            Nusantara terletak di daerah tropika, yang berarti memiliki laut hangat dan mendapat penyinaran cahaya matahari terus-menerus sepanjang tahun dengan intensitas tinggi. Situasi ini mendorong terbentuknya ekosistem yang kaya keanekaragaman makhluk hidup, baik tumbuhan maupun hewan. Lautnya hangat dan menjadi titik pertemuan dua samudera besar. Selat di antara dua bagian benua (Wallacea) merupakan bagian dari arus laut dari Samudera Hindia ke Samudera Pasifik yang kaya sumberdaya laut. Terumbu karang di wilayah ini merupakan tempat dengan keanekaragaman hayati sangat tinggi. Kekayaan alam di darat dan laut mewarnai kultur awal masyarakat penghuninya. Banyak di antara penduduk asli yang hidup mengandalkan pada kekayaan laut dan membuat mereka memahami navigasi pelayaran dasar, dan kelak membantu dalam penghunian wilayah Pasifik (Oseania).


                Benua Australia dan perairan Samudera Hindia dan Pasifik di sisi lain memberikan faktor variasi iklim tahunan yang penting. Nusantara dipengaruhi oleh sistem muson dengan akibat banyak tempat yang mengalami perbedaan ketersediaan air dalam setahun. Sebagian besar wilayah mengenal musim kemarau dan musim penghujan. Bagi pelaut dikenal angin barat (terjadi pada musim penghujan) dan angin timur. Pada era perdagangan antarpulau yang mengandalkan kapal berlayar, pola angin ini sangat penting dalam penjadwalan perdagangan.Dari sudut persebaran makhluk hidup, wilayah ini merupakan titik pertemuan dua provinsi flora dan tipe fauna yang berbeda, sebagai akibat proses evolusi yang berjalan terpisah, namun kemudian bertemu. Wilayah bagian Paparan Sunda, yang selalu tidak jauh dari ekuator, memiliki fauna tipe Eurasia, sedangkan wilayah bagian Paparan Sahul di timur memiliki fauna tipe Australia.


                Kawasan Wallacea membentuk "jembatan" bagi percampuran dua tipe ini, namun karena agak terisolasi ia memiliki tipe yang khas. Hal ini disadari oleh sejumlah sarjana dari abad ke-19, seperti Alfred Wallace, Max Carl Wilhelm Weber, dan Richard Lydecker. Berbeda dengan fauna, sebaran flora (tumbuhan) di wilayah ini lebih tercampur, bahkan membentuk suatu provinsi flora yang khas, berbeda dari tipe di India dan Asia Timur maupun kawasan kering Australia, yang dinamakan oleh botaniwan sebagai Malesia. Migrasi manusia kemudian mendorong persebaran flora di daerah ini lebih jauh dan juga masuknya tumbuhan dan hewan asing dari daratan Eurasia, Amerika, dan Afrika pada masa sejarah.


    Zaman prasejarah


            Fosil-fosil Homo erectus yang ditemukan di beberapa tapak di Jawa menunjukkan kemungkinan kontinuitas populasi mulai dari 1,7 juta tahun (Sangiran) hingga 50.000 tahun yang lalu (Ngandong). Rentang waktu yang panjang menunjukkan perubahan fitur yang berakibat pada dua subspesies berbeda (H. erectus paleojavanicus yang lebih tua daripada H. erectus soloensis). Swisher (1996) mengajukan tesis bahwa hingga 50.000 tahun yang lalu mereka telah hidup sezaman dengan manusia modern H. sapiens.


             Migrasi H. sapiens (manusia modern) masuk ke wilayah Nusantara diperkirakan terjadi pada rentang waktu antara 160.000 dan 100.000 sampai tahun yang lalu. Masyarakat berciri fisik Austrolomelanesoid, yang kelak menjadi moyang beberapa suku pribumi di Semenanjung Malaya (Semang), Filipina (Negrito), Aborigin Australia, Papua, dan Melanesia, memasuki kawasan Paparan Sunda. Mereka kemudian bergerak ke timur. Gua Niah di Sarawak memiliki sisa kerangka tertua yang mewakili masyarakat ini (berumur sekitar 60 sampai 50 ribu tahun). Sisa-sisa tengkorak ditemukan pula di gua-gua daerah karst di Jawa (Pegunungan Sewu). Mereka adalah pendukung kultur Paleolitikum yang belum mengenal budidaya tanaman atau beternak dan hidup meramu (hunt and gathering).


           Penemuan seri kerangka makhluk mirip manusia di Liang Bua, Pulau Flores, membuka kemungkinan adanya spesies hominid ketiga, yang saat ini dikenal sebagai H. floresiensis.Selanjutnya kira-kira 2500 tahun sebelum Masehi, perpindahan besar-besaran masuk ke kepulauan Nusantara (migrasi) dilakukan oleh ras Austronesia dari Yunnan (sebuah provinsi di Cina) dan mereka menjadi nenek moyang suku-suku di wilayah Nusantara bagian barat. Mereka datang dalam 2 gelombang kedatangan yaitu sekitar tahun 2500 SM dan 1500 SM.

              Bangsa nenek moyang ini telah memiliki peradaban yang cukup baik, mereka paham cara bertani yang lebih baik, ilmu pelayaran bahkan astronomi. Mereka juga sudah memiliki sistem tata pemerintahan sederhana serta memiliki pemimpin. Kedatangan imigran dari India pada abad-abad akhir Sebelum Masehi memperkenalkan kepada mereka sistem tata pemerintahan yang lebih maju (kerajaan).


    Zaman Kerajaan Kerajaan Hindu-Buddha :Kerajaan Kutai


            Kutai Martadipura adalah kerajaan bercorak Hindu di Nusantara yang memiliki bukti sejarah tertua. Berdiri sekitar abad ke-4. Kerajaan ini terletak di Muara Kaman, Kalimantan Timur, tepatnya di hulu sungai Mahakam. Nama Kutai diberikan oleh para ahli mengambil dari nama tempat ditemukannya prasasti yang menunjukkan eksistensi kerajaan tersebut. Tidak ada prasasti yang secara jelas menyebutkan nama kerajaan ini dan memang sangat sedikit informasi yang dapat diperoleh.

    Tarumanagar


              Tarumanagara atau Kerajaan Taruma adalah sebuah kerajaan yang pernah berkuasa di wilayah barat pulau Jawa pada abad ke-4 hingga abad ke-7 M. Taruma merupakan salah satu kerajaan tertua di Nusantara yang meninggalkan catatan sejarah. Dalam catatan sejarah dan peninggalan artefak di sekitar lokasi kerajaan, terlihat bahwa pada saat itu Kerajaan Taruma adalah kerajaan Hindu beraliran Wisnu.


    Sriwijaya


                Sriwijaya adalah salah satu kemaharajaan maritim yang pernah berdiri di pulau Sumatera dan banyak memberi pengaruh di Nusantara dengan daerah kekuasaan membentang dari Kamboja, Thailand Selatan, Semenanjung Malaya, Sumatera, Jawa, dan pesisir Kalimantan. Dalam bahasa Sansekerta, sri berarti "bercahaya" atau "gemilang", dan wijaya berarti "kemenangan" atau "kejayaan", maka nama Sriwijaya bermakna "kemenangan yang gilang-gemilang". Bukti awal mengenai keberadaan kerajaan ini berasal dari abad ke-7; seorang pendeta Tiongkok, I Tsing, menulis bahwa ia mengunjungi Sriwijaya tahun 671 dan tinggal selama 6 bulan. Selanjutnya prasasti yang paling tua mengenai Sriwijaya juga berada pada abad ke-7, yaitu prasasti Kedukan Bukit di Palembang, bertarikh 682. Kemunduran pengaruh Sriwijaya terhadap daerah bawahannya mulai menyusut dikarenakan beberapa peperangan di antaranya serangan dari raja Dharmawangsa Teguh dari Jawa di tahun 990, dan tahun 1025 serangan Rajendra Chola I dari Koromandel, selanjutnya tahun 1183 kekuasaan Sriwijaya di bawah kendali kerajaan Dharmasraya.


    Indonesia Merdeka:Orde Lama (1950–1959)

           Era 1950-1959 adalah era di mana presiden Soekarno memerintah menggunakan konstitusi Undang-Undang Dasar Sementara Republik Indonesia 1950. Periode ini berlangsung mulai dari 17 Agustus 1950 sampai 6 Juli 1959.


    Demokrasi Terpimpin (1959–1966)

               Demokrasi terpimpin adalah sebuah demokrasi yang sempat ada di Indonesia, yang seluruh keputusan serta pemikiran berpusat pada pemimpinnya saja.

    Latar belakang dicetuskannya sistem demokrasi terpimpin oleh Presiden Soekarno :

    Dari segi keamanan : Banyaknya gerakan sparatis pada masa demokrasi liberal, menyebabkan ketidakstabilan di bidang keamanan.

         Dari segi perekonomian : Sering terjadinya pergantian kabinet pada masa demokrasi liberal menyebabkan program-program yang dirancang oleh kabinet tidak dapat dijalankan secara utuh, sehingga pembangunan ekonomi tersendat.


    Dari segi politik : Konstituante gagal dalam menyusun UUD baru untuk menggantikan UUDS 1950


           Masa Demokrasi Terpimpin yang dicetuskan oleh Presiden Soekarno diawali oleh anjuran beliau agar Undang-Undang yang digunakan untuk menggantikan UUDS 1950 adalah UUD'45. Namun usulan itu menimbulkan pro dan kontra di kalangan anggota konstituante. Sebagai tindak lanjut usulannya, diadakan voting yang diikuti oleh seluruh anggota konstituante .

    Orde Baru (1966–1998)


          Orde Baru adalah sebutan bagi masa pemerintahan Presiden Soeharto di Indonesia. Orde Baru menggantikan Orde Lama yang merujuk kepada era pemerintahan Soekarno. Orde Baru hadir dengan semangat "koreksi total" atas penyimpangan yang dilakukan oleh Soekarno pada masa Orde Lama.

            Orde Baru berlangsung dari tahun 1966 hingga 1998. Dalam jangka waktu tersebut, ekonomi Indonesia berkembang pesat meskipun hal ini terjadi bersamaan dengan praktik korupsi yang merajalela di negara ini. Selain itu, kesenjangan antara rakyat yang kaya dan miskin juga semakin melebar.

    Era Reformasi (1998–sekarang)


             Krisis finansial Asia yang menyebabkan ekonomi Indonesia melemah dan semakin besarnya ketidak puasan masyarakat Indonesia terhadap pemerintahan pimpinan Soeharto saat itu menyebabkan terjadinya demonstrasi besar-besaran yang dilakukan berbagai organ aksi mahasiswa di berbagai wilayah Indonesia.Pemerintahan Soeharto semakin disorot setelah Tragedi Trisakti pada 12 Mei 1998 yang kemudian memicu Kerusuhan Mei 1998 sehari setelahnya. Gerakan mahasiswa pun meluas hampir diseluruh Indonesia. Di bawah tekanan yang besar dari dalam maupun luar negeri, Soeharto akhirnya memilih untuk mengundurkan diri dari jabatannya.

Senin, 01 April 2013

Tugas Koamunikasi Massa yang Kedua

 Nama  : Zhet Siep
Nim      : 1171650047
Makul : Komunikasi Massa
Dosen : Chontina Siahaan SH. M,SI

THEKNOLOGI INFORMASI, ONLIE FACEBOOK’’PENGARUH
TERHADAP BAGI YANG PENGUNA

A.   Latar belakang

          Theknologi Informasi Online Facebook memberi kekerasan kepada orang di seluruh dunia untuk mengisahkan ceritanya masing-masing, melihat dunia melalui perspektif orang lain, serta terhubung dan berbagi di mana pun mereka berada. Percakapan yang terjadi di Online Facebook danpendapat yang diungkapkan  mencerminkan keragaman orang yang menggunakan Online  Facebook.
Untuk menyimbangkan kebutuhan dan minat populasi global,Online  Facebook.
B.  Perumusan Masalah
          Setiap orang menggunakan Facebook untuk berbagi peristiwa melalui foto dan video. Semua orang memahami bahwa gambar kekerasan adalah komponen reguler dalam peristiwa masa kini, tetapi harus seimbang dengan kebutuhan komunitas yang beragam.

C.   Pendukung: materi yang disampaikan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)   tentang efeck pengunaan theknologi, informasi onaline
Waktu: Dies natalis Fisipol UKI
          Keselamatan adalah prioritas utama Online  Facebook. Bagi yang penguna tidak boleh mengancam akan menyakiti orang lain, atau mengatur tindakan kekerasan dunia nyata.  Saat ini melihat risiko bagi yang penguna banyak terjadi diantaranya;  bahaya fisik sungguhan, atau ancaman langsung terhadap keselamatan bagi penguna atau  masyarakat.
D.   Argumen
Theknologi Informasi Online Facebook pengaruh pengunanya adalah memiliki kebijakan ketat yang menentang berbagi konten pornografi dan menetapkan batasan atas penampilan ketelanjangan. Meskipun demikian, dilihat ingin menghormati hak orang untuk berbagi konten yang penting secara pribadi, baik itu foto patung seperti David karya Michelangelo atau foto keluarga yang menampilkan ibu yang menyusui anak.
Di Facebook orang terhubung dan berbagi menggunakan identitas asli. Budaya ini menciptakan tanggung jawab serta membangun kepercayaan dan keamanan bagi semua orang membuat akun lebih dari satu, atau pura-pura mewakili sebuah organisasi akan merugikan komunitas dan melanggar ketentuan Facebook.
          Jik  melihat sesuatu di Facebook yang setiap orang yakini melanggar ketentuan. sebaiknya  melaporkannya kepada pihak penegak.Hukum  diingat bahwa melaporkan konten tidak menjamin  itu dihapus dari situs.
          Karena komunitas Facebook sangat beragam, mungkin saya ada sesuatu yang mengganggu  atau tidak  sukai, padahal tidak termasuk kriteria untuk dihapus atau diblokir. Karena itu,  kemampuan pribadi untuk mengendalikan apa saja yang  lihat, seperti kemampuan menyembunyikan atau memutuskan diam-diam pertalian dengan orang, Halaman, atau aplikasi yang menyinggung perasaan.
E.  Pembahasan
          Theknologi Informasi Online Facebook tidak memperbolehkan caci-maki. Meskipun  mendorong  menantang pemikiran, lembaga, peristiwa, dan perbuatan, menyerang seseorang berdasarkan ras, suku, negara asal, agama, jenis kelamin, gender, orientasi seksual, kecacatan, atau kondisi medis merupakan pelanggaran berat terhadap ketentuan.
Setiap orang menggunakan Facebook untuk berbagi peristiwa melalui foto dan video. Semua orang memahami bahwa gambar kekerasan adalah komponen reguler dalam peristiwa masa kini, tetapi harus seimbang dengan kebutuhan komunitas yang beragam.
Ancaman di Dunia online facebook:
          Isi kekerasan perlebihan dalam akun, maka bagi yang penguna sangat terpengaruh dalam kehidupan sehari-hari, lain hal pada saat akifitas, dan lainnya.
 a.)  Pornografi bayak yang terdapat dalam akun maka bagi yang penguna banyak yang menyebabkan banyak pelaku karna setelah melihat gambaran seksi, video porn maka melihat seperti itu dilakukannya seperti perkosa, dan lari ke tempat-tempat bar dan lain-lain sebagainya.
b.)  Korban adalah penguna setelah nonton merasa tertarik maka tindakan hal yang sama seperti yang sudah nonton maka terjadi kerugian dalam hal vinansial maupun material, dan juga kesehatan fisik dan lain-lain.
  c)  Belanja online berlebihan maka banyak yang terjadi kerugian dalam hal setiap  orang bagi  yang penguna sepeti lupa pekeryaan, lupa ke sekolah, maupun kampus.

F.    Penutup
Kerugian adalah jauh dari harapan sepeti lupa pekeryaan, putus sekolah, putus kuliah dan lain-lain maka hidup susah, tidak punya harapan hidup bahagia, ingat massa lalu steres, dan lain terjadi hal yang tidak diinginkan bersama.

Tugas Komunikasi Massa Yang Pertama/mengulang


Nama  : Zhet Siep
Nim     : 1171650047
Makul : Komunikasi Massa
Dosen : Chontina Siahaan SH. M,SI.

“Demokrasi Memperdayakan Kaum Miskin”
A.    Latar belakang
Soekarno dalam pidato tanggal 1 juni 1945 di dalam siding BPUPKI, antara lain menyatakan: kita hendak mendirikan suatu Negara” semua buat semua, bukan buat satu golongan baik golongan bangsawan maupun golongan yang kaya, tetapi semua buat semua’
 Demokrsi adalah suatu tatanan kenegaraan untuk kebaikan bersama, dan kebaikan bersama adalah penerapan martabat manusia dalam cara dan tujuan Negara.
B.     Permasalahan
Indonesia merdeka itulah yang kita merdeka’ bangsa dan rakyathatinya rinduh dan mempunyai harapan itulah yang terwujud, oleh sebabitu kita sebagai bangsa warga Negara Indonesia agar menjadi kuat untukmembangun Politik,Ekonomi, dan Hukum yang bermartabat…!!
C.    Referensi
Demokrasi memperdayakan Kaum Miskin”
Oleh: Bapa Merphin Panjaitan Dr. M,SI.
Dosen, Universitas Kristen Indonesia
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.
D.    Pembahasan/Argumen
Demokrasi yang berjalan di era reformasi, tidak sepenuhnya sesuai dengan harapan, berdemokrasi sehingga kita masi jauh dari harapan demokrasi, sopan santun dalam berpolitik hingga etika demokrasi masi sering dilangar, dan makna sesungguhnya berdemokrasi tidak ditemukan.
Demokrasi pancasila yang kita harapkan masi jauh dari harapan, karna yang berlangsung di Indonesia, belim diikuti perubahan elite politik, yang sering di gambarkan demokrasi sikap politik yang didasar4kan pada kepentingan masing-masing sering terjadi di tingkat nasional,maupun daerah sangat mengabaikan kepentingan masyarakat luas.
E.     Penutup
Pejabat Negara harus perlu banyak belayar kepada Negara tetangga seperti China, dan Singapur supaya bangsa bisa dapat melakukan kehidupan khusus masyarakat kaum miskin, atau Ekonomi lemah, untuk memajukan bersama supaya tidak ada yang gagal, mengisi dalam kemerdekaan dan untuk meningkat kesejatraan bangsa-bangsa yang tertingal, demi kebaikan untuk Negara dan bangsa supaya semua ikut merasakan kebaikan.

Kamis, 28 Maret 2013

Puisi Tentang Sekolah

Aku ingin sekolah" tapi apa dayah' dorongan atau motivasi tak mencukupi,
biarlah Aku sudah jauh dari harapan menuntut ilmu di negri orang.